Semoga bermanfaat

Senin, 18 Desember 2017

Cara Menghilangkan bau kaki



hallo Guys, apa kabar hari ini? Gua harap lo semua dalam keadaan sehat.
hari ini gua akan memberikan informasi tentang cara menghilangkan bau sepatu. gua yakin losemua pasti pernah mengalami namanya bau sepatu, terutama untuk pelajar yang selalu menggunakan sepatu, gua yakin saat sepatu lo sudah bau atau busuk itu akan membuat lo semua tidak percaya diri. disini guakan memberikan berapa tips untuk lo semua supaya lo tidak senasib kayak gua karena masalah bau sepatu.
1. letak ditempat dan berangin
          Gua saran kalau lo pas Sholat atau buka sepatu letak ditempat panas dan berangin cara ini cukup efisien untuk menghilangkan secara cepat ingat kaus kaki nya janga lo masukan kedalam sepatu, tapi lo jemur juga didepan sepatu. Kalau lo masukan maka kaus kaki lo yang penuh dengan keringat dari kaki lo akan tetap membuat sepatu lo semua tetap bau.
2.  Menggunakan Kopi
          Lo semua pasti pernah meminum kopikan? apalagi senjak adanya film filosofi kopi, penikmat kopi di Indoesia semakin bertambah heheh. Ok lanjutkan, Lupanya kopi itu sangat bermanfaat badan untuk badan kita, selain bermanfaat untuk badan kita tentunya kopi sangat bermanfaat untuk menghilangkan bau sepatu kita. Mau tahu cara ? ini gays. Saat lo selesai menggunakan sepatu lo jangan masukan kaus kaki lo kedalam sepatu tapi kaus kaki lo lo letak diluar septau. Bagi sepatu bertali logarkan talinya setelah itu lo letak kopi di tisu  ingat kalau menggunakan metode ini sepatu harus dalam kondisi kering.
3. menggunakan Teh
Teh salah satu cara untuk mengurangi bau kaki pada sepatu, cara juga hamper sama dengan menggunakan kopi.
4. mencuci Sepatu
          Cara ini sudah jelas sangat sering kita lakukan saat weekend alangkah baik sempatkan diri unutk mencuci sepatu supaya sepatu anda tidak memiliki bau kaki.
Mungkin ini tips yang dapat saya meberikan kepada kalian semua, cara semua ini udah pernah saya lakukan pada saat saya sekolah dahulu. Semoga dengan artikel ini dapat membantu pembaca semua.


Rabu, 16 Maret 2016

Pembuatan Skat Kanal



(a)      Langkah-langkah persiapan

          Tahapan ini meliputi tugas-tugas persiapan yang di dalamnya termasuk: Survey lokasi, perolehan data, pembuatan desain, kajian analisis dampak lingkungan (jika diperlukan), kegiatan penyekatan parit/saluran, perawatan dan pemantauan serta evaluasi.

(b)      Bahan-bahan/materi yang digunakan
No.
Jenis
Kebutuhan
Ukuran Kanal
Satuan
1.5 s/d 2 M
2,5 s/d 3 M
1
Karung Beras
150
250
Lembar
2
Pasir Batu
1
2
Kubik
3
Tanah Uruk
2
4
Kubik
4
Plastik Terpal Warna Biru
3
6
Meter
5
Kayu Mahang
40
60
Batang
6
Papan Pengukur Ketinggian Air
1
1
Papan

Seperti yang telah disebutkan ,materi/ bahan-bahan penyekat harus disesuaikan dengan karakteristik hidrologis, limnologis serta ukuran parit dan saluran yang akan ditutup.
        Bahan-bahan ini sebaiknya telah disiapkan di sekitar parit dan saluran yang akan ditutup  sebelum hari H dimana sejumlah masyarakat akan
dilibatkan untuk menutup parit/saluran.

(c)      Penetapan waktu penyekatan

Kegiatan penyekatan parit dan saluran sebaiknya dilaksanakan pada musim kemarau (sekitar bulan Juli - September). Pada musim kemarau, debit air di dalam parit/saluran pada umumnya kecil, sehingga memudahkan kegiatan operasional pembangunan sekat di lapangan.
Namun demikian, jika akses menuju lokasi parit/saluran hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai, maka musim kemarau akan mempersulit
transportasi para pekerja maupun bahan/materi untuk membangun sekat.
Untuk mengatasi hambatan semacam ini, maka dapat diatasi dengan mengangkut bahan-bahan penyekat pada musim hujan dan melakukan
kegiatan penyekatannya pada musim kemarau.

(d)   Pembuatan Skat Kanal Bloking

Kegiatan ini meliputi: pembersihan lokasi
penyekatan parit/saluran, pemasangan tiang-tiang dan pondasi dasar dari kayu/balok, pemasangan
papan/balok sekat lalu melapisinya dengan lembar plastik/geotekstil dan pemasangan pengancing (brancing) sekat. Kemudian pengisian diantara dua lapis sekat yang dibangun dengan tanah mineral/gambut yang dibungkus dengan karung plastik berganda dengan bahan yang kuat (misal: bahan geotextile).


Pelaksanaan :
1.    Memasang alat pengukur ketinggian air



2.    Memasang tiang pancang utama dengan ketinggian 1 meter di atas permukaan air yang bertujuan untuk menyekat kanal.

 


3.    Pemasangan terpal plastik ( 40% Terasering 60% penutup bendungan kanal )


4.    Penyusunan tanah dan pasir, untuk penyusunannya tanah yang sudah dikarung diletakkan di bagian bawah/dasar dan di atasnya di letakkan pasir yang sudah di karung dengan model penyusanan berbentuk zigzag.

5.    Penyusunan tanah dan pasir yang telah di karungkan pada sisi kanan dan kiri kanal sehingga membentuk huruf ‘H’.

6.    Penyusunan karung di sebaliknya, dengan susunan karung lebih rendah dari sebaliknya. Agar berbentuk terasering, yang bertujuan agar air yang turun tidak terjun dan akan menyebabkan longsor pada tanah.


7.    Pemasangan tiang penjepit karung


dibuat oleh : Rahmat Hidayat Usman(Rahmatusman10@gmail.com) dan Muhmmad Mirsan (muhammadmirsan@gmail.com)